Generatif (Beta) |. Memberikan berita dan tren terkini dalam AI generatif
%20(1).webp)
Protect AI mengakuisisi Layer untuk memperkuat keamanan AI
Generatived
1/2/24, 10.13
Protect AI baru-baru ini mengumumkan akuisisi Laiyer AI, yang menandakan langkah strategis untuk memperkuat penawaran keamanan AI dan ML-nya. Melalui akuisisi ini, Protect AI memperkenalkan versi komersial LLM Guard Laiyer AI, sebuah proyek sumber terbuka yang dirancang untuk melindungi model bahasa besar (LLM) dari berbagai ancaman dan masalah kepatuhan. LLM Guard, yang sudah dapat diakses secara bebas, akan diintegrasikan ke dalam platform Protect AI dengan fungsionalitas tambahan.
Perusahaan menyoroti bahwa pasar LLM berkembang pesat karena meningkatnya penggunaan teknologi AI seperti GPT-4 OpenAI di berbagai industri. Analis memperkirakan pasar akan melonjak dari $11,3 miliar pada tahun 2023 menjadi $51,8 miliar pada tahun 2028. Terlepas dari potensinya, kekhawatiran akan keamanan dan penyalahgunaan merupakan hambatan dalam penerapannya secara luas oleh perusahaan-perusahaan besar.
Protect AI mengacu pada OWASP Top 10 untuk Aplikasi LLM, yang menguraikan risiko keamanan utama saat menerapkan LLM. Di antara risiko-risiko ini, kerentanan injeksi cepat menimbulkan ancaman yang signifikan, memungkinkan penyerang memanipulasi LLM dan menyebabkan pelanggaran data atau mempengaruhi pengambilan keputusan. Perusahaan menekankan pentingnya mengatasi kerentanan ini untuk memastikan keamanan dan integritas perusahaan, terutama mengingat peraturan yang akan datang mengenai LLM.
Perusahaan juga memuji pendekatan transparan LLM Guard terhadap keamanan, membandingkannya dengan solusi sumber tertutup yang belum teruji dengan baik di pasar. Kemampuan LLM Guard, seperti mendeteksi dan membersihkan input dan output dari LLM, penting untuk mencegah risiko seperti kebocoran data pribadi. Kompatibilitas dengan alur kerja keamanan yang ada dan alat observasi semakin menempatkan Laiyer AI sebagai pemimpin dalam menyediakan solusi keamanan yang kuat untuk aplikasi LLM.
Terakhir, Protect AI menyoroti efisiensi dan adopsi LLM Guard secara luas, dengan mencatat bahwa jumlah unduhan yang signifikan dan latensi inferensi CPU yang lebih rendah memungkinkan penggunaan sumber daya komputasi yang lebih hemat biaya. Mengintegrasikan alat-alat Laiyer AI ke dalam platform Protect AI akan memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia solusi AI dan ML yang aman dan efisien. Pihak yang berminat dapat mempelajari lebih lanjut tentang LLM Guard dengan mengunjungi situs web Protect AI.
Bagikan artikel ini:
Tin tức mới nhất
Layanan otomatisasi email LazyAI diluncurkan.
18/2/26, 00.00
LazyAI (Bunkyo-ku, Tokyo) telah meluncurkan "LazyAI for Mail," sebuah layanan otomatisasi email berbasis AI.
Teknologi HukumMyTokkyo.AiKekayaan Intelektual Inovasi AI
18/2/26, 00.00
MyTokkyo.Ai, yang dikembangkan oleh LegalTech (Minato-ku, Tokyo), adalah platform AI kekayaan intelektual yang membawa perubahan
Survei FORWARD tentang Kemahiran Bahasa Inggris dan Alat Terjemahan AI
18/2/26, 00.00
FORWARD, yang dioperasikan oleh Language Teaching Revolutions (Shibuya-ku, Tokyo), melakukan survei terhadap para pebisnis berbahasa Inggris mengenai penggunaan
Copyright © 2024 Generatived - All right Reserved.
Bagikan artikel ini:
Bagikan artikel ini:
Kategori
Berita
AI dan hukum/peraturan/masyarakat
Generatived là dịch vụ cung cấp thông tin và xu hướng chuyên về Generative AI. Chúng tôi sẽ cố gắng hết sức để cung cấp thông tin về thế giới đang thay đổi nhanh chóng.
Berita terkini
Layanan otomatisasi email LazyAI diluncurkan.
18/2/26, 00.00
LazyAI (Bunkyo-ku, Tokyo) telah meluncurkan "LazyAI for Mail," sebuah layanan otomatisasi email berbasis AI.
Teknologi HukumMyTokkyo.AiKekayaan Intelektual Inovasi AI
18/2/26, 00.00
MyTokkyo.Ai, yang dikembangkan oleh LegalTech (Minato-ku, Tokyo), adalah platform AI kekayaan intelektual yang membawa perubahan
Survei FORWARD tentang Kemahiran Bahasa Inggris dan Alat Terjemahan AI
18/2/26, 00.00
FORWARD, yang dioperasikan oleh Language Teaching Revolutions (Shibuya-ku, Tokyo), melakukan survei terhadap para pebisnis berbahasa Inggris mengenai penggunaan


%20(1).webp)



